Analisa menggunakan candlestick

SHARE

0ec9aff3d144e498518ebc645c4f4886?s=96&d=identicon&r=G

Apa itu candlestick ? dalam forex trading, candlestick ini hanyalah salah satu jenis grafik yang banyak dipakai oleh para trader dalam menganalisa pergerakan harga selanjutnya karena pertanda kondisi harga yang lebih terang dan lebih detail.

Kita kembali pada analisa dulu, fungsi dari analisa baik itu secara teknikal atau fundamental ialah menentukan apakah harga akan naik atau turun, serta apakah akan bergerak searah atau balik arah.

Berdasarkan jenis tujuannya, analisa ini dibagi menjadi 2 yaitu :

1. Analisa untuk menentukan animo akibat

yaitu menganalisa pergerakan grafik harga untuk memperkirakan bentuk grafik akibat. (yang dibidik ialah rangkaian canclestick)

2. Analisa untuk menentukan jenis candlestik yang akan terbentuk

yaitu memprediksi 1 buah candlestik saja yang berikutnya akan terbentuk, apakah candle bullish atau candle bearish.(yang dibidik ialah 1 candlestick saja) Namun candle yang dibidik ini memiliki panjang (nilai point) yang sama besar dengan sebuah animo.

Baik analisa menentukan animo maupun menentukan 1 candlestick itu kalau sama-sama berhasil maka profit yang didapat mampu saja sama besarnya. Karena mampu saja 1 buah candlestick pada TF 4 jam itu jarak pointnya sama besar dengan sebuah animo pada TF 5 menit. Jadi tinggal pilih saja mana yang lebih mudah, menentukan pola grafik atau 1 candlestick.

Dalam hal menentukan animo apa akibat, peran candlestick hanyalah sebagi pemberi signal masuk / entry point, sehingga trader menerima harga terbaik. Berikut ini beberapa contoh signal masuk atau entry point atau titik untuk mulai melakukan transaksi forex yang ditunjukan oleh candlestick :

I. Entry Point Animo Naik

Animo naik dapat dideteksi dengan munculnya candle bullish penerusan berbadan panjang setelah grafik membentuk low yang meninggi.

http://www.forexterkini.com/wp-content/uploads/2020/02/low-meninggi.jpg

Dan inilah hasilnya

http://www.forexterkini.com/wp-content/uploads/2020/02/trend-naik-hasil-prediksi.jpg

II. Entry Point Animo turun

Animo turun mampu terdeteksi dengan munculnya candle bearis penerusan berbadan panjang setelah grafik membetuk high yg merendah

http://www.forexterkini.com/wp-content/uploads/2020/02/high-merendah.jpg

Inilah hasilnya

http://www.forexterkini.com/wp-content/uploads/2020/02/hasil-prediksi-trend-turun.jpg

III. Entry Point Balik Arah Naik

Pembalikan arah dari animo turun menjadi animo naik mampu dideteksi oleh munculnya candle hammer atau inverted hamer serta candle reversal di area oversold atau konvergen .

http://www.forexterkini.com/wp-content/uploads/2020/02/hamer-di-oversold.jpg

Inilah hasilnya

http://www.forexterkini.com/wp-content/uploads/2020/02/hasil-prediksi-dengan-hamer.jpg

IV. Entry Point Balik Arah Turun

Pembalikan arah dari animo naik menjadi animo turun mampu dideteksi dengan munculnya candle shooting star , hanging man dan candle jenis reversal lainnya di area overbought atau konvergen

http://www.forexterkini.com/wp-content/uploads/2020/02/shooting-star-di-overbought.jpg

Inilah hasilnya

http://www.forexterkini.com/wp-content/uploads/2020/02/hasil-predksi-dengan-shooting-star.jpg

Dalam hal menentukan jenis candle selanjutnya apakah bullish atau bearish , candlestick berfungsi sebagai aktor utama , pendukungnya ialah bentuk grafik penyusun candle sebelumnya .

I. Entry point penerusan ialah kalau candle sebelumnya membentuk candle continuation dan grafik penyusunnya meneunjukan animo masih akan berlanjut.

Yang paling berpotensi melanjutkan animo ialah saat harga baru saja balik arah , atau animo baru di mulai , karena kalau animo telah terbentuk maka potensi selanjutnya ialah pelemahan. Oleh karena itu untuk membidik candle selanjutnya sebaiknya kita gunakan candle yang mencirikan bahwa harga baru saja balik arah atau animo baru dimulai . Dan bentuk candle tersebut mirip ini :

http://www.forexterkini.com/wp-content/uploads/2020/02/candlestick-balik-arah.jpg

Model analisa :

http://www.forexterkini.com/wp-content/uploads/2020/02/candle-penerusan.jpg

Pada gambar diatas kita melihat bahwa telah muncul candle jenis continuation. Dari sini kita mampu memprediksi bahwa candle selanjutnya akan turun . Untuk mesamstikannya kita lihat pola grafik nya pada time frame yang lebih kecil , lalu kita analisa apakah grafik nya pertanda akan terjeadi animo turun juga.

http://www.forexterkini.com/wp-content/uploads/2020/02/kondisi-grafik.jpg

Dari grafik di atas kita menemukan 3 hal yang pertanda animo akan turun yaitu :

– Adanya puncak yang merendah

– Garis support yang berhasil ditembus

– Penembusan garis support ini dikonfirmasi dengan sebuah koreksi yang kemudian di balikkan lagi kebawah oleh candle panjang .

Dan inilah hasilnya :

http://www.forexterkini.com/wp-content/uploads/2020/02/hasil-prediksi-trend-turun1.jpg

II. Entry point pembalikan arah ialah kalau candle sebelumnya pertanda jenis candle reversal , dikonfirmasi dengan bentuk grafik penyusunnya yang overbought atau oversold atu bahkan konvergen .

http://www.forexterkini.com/wp-content/uploads/2020/02/hammer.jpg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *